Senin, 08 Februari 2010

Today

Good evening, gua lagi gak laper dan gak sendirian.
Gua cuma sedang ingin mengumbar kebebasan gua. Jadi kembali klasik, dan memiliki batasan, dan yang paling indah adalah bisa melihat diri gua sendiri sebagai sosok yang biasa.

Belajar, jajan, dan pulang sekolah, mampir ke mini market, lalu pulang ke rumah sama sahabat. Jadi sok bijaksana, dan punya mimpi yang sederhana, dan sempat bertanya bukan terus cerita, rindu, sayu, lalu menangis.
Gua merasa ketakaburan gua saat ini yang mampu membangun segala kebobrokan dalam diri gua. Ternyata emang gak ada manusia yang sanggup terus berenang di endapan lumpur di pagi hari, sekalipun lumpur itu katanya bermanfaat dan juga sejuk. Tapi Tuhan tetap Maha Adil, Alhamdulillah.

Gua merasa senang, tanpa harus khawatir sama baju gua yg ini karena terlalu kumel, lupa pake parfum atau losionan, atau cuma sekedar harus panic sendiri karena bad hair day, belom keramas. Poni gue kebelah, jepit pink lupa dicopot. apalah

Gua merasa menemukan hal-hal yang di mulut itu, ketika perlahan menjadi habis, menyurut. Tapi tetap menjadi kenangan bukan kebimbangan lagi. Terimakasih lo!
Baru sehari, biasanya sih gua seenak jidat. Memble, gak konsisten, Ganju. Cuma, gua seneng gua berhasil mendapatkan lagu yang tepat untuk hidup gua saat ini, menyenangkan sekali menemukan nasib yang sama dan menjadi terhibur. Sekaligus promo, Sore - Lihat (males nyari linknya, ngantuk dan belom solat)ga nyambung

Hehe. Yang harus gua lakukan saat ini adalah menyambut Uas, menyiapkan gaya senam teruptodate, dan menyimpan uang arisan dengan bijak. Sip .

Minggu, 07 Februari 2010

penting gak penting yang penting penting banget :D

lagu sore terngiang di ruang-ruang, di antara bantal-bantal saya.. dan saya terpekur

tiupan angin membelai kepala, dan mobilnya masih penuh sesak.. kita menari dan alunan no fruits for today ada di kepala kita.. sepasang mata petani muda menatap heran di pinggiran sawah, menuju alas roban..

lalu melewati semua bersama..

backpaking keliling pulau Jawa. dan tertiup angin di dalam mobil berdua.. syalalala..


->> mimpi orang bego yang setres menjelang UN

Julie and Julia

I do love movies.

Sebenernya nggak semua film saya tonton, cuma saya terlanjur tergila-gila sama hal yang sering membuat saya memutar otak saya setelah menengoknya. Saya suka film yang membuat saya berikir setelah saya menontonnya, menilai sesukanya, dan menghubung-hubungkan sendiri dengan hidup saya, apakah film itu cukup memberi imbas ke pada saya, sekalipun hanya dengan membuat saya melupakan kepedihan saya mengingat hal-hal yang gak ngenakin hati.

Baru saja saya menonton Julie and Julia, one of the best movie. Membangun semangat belajar di Minggu pagi.

Selanjutnya, hal-hal yang membuat saya mencintai dunia ini beberapanya adalah makanan dan kalimat. Saya suka menulis dan makan, selebihnya masih banyak. Tapi ke-adiksi-an saya sama hal-hal tersebut sama dengan ke-adiksi-an saya sama Nicholas Saputra, kok.

Setelah saya menonton Julie and Julia, saya melihat begitu banyak kesamaan jalan hidup antara kita. Ceritanya saya membanggakan kesamaan kami berdasarkan apa-apa yang saya lakukan dalam hidup. Saya nggak begitu obsessed, tapi saya suka. Saya merasakan bagaimana saya begitu mencintai makanan, saya tahu bagaimana rasanya menunggu editor melihat tulisan saya, atau bagaimana merasakan keinginan bersama seseorang layaknya dia adalah mentega karena saya rotinya. Pelengkap

Dan perbandingan keduanya, meskipun ceritanya ini terpaut sama cerita nyata dan jadi membuat alurnya terbatas, tapi begitu menyenangkan melihat lagi hal klasik.. kesuksesan sutradara menampilkan yang sudah nggak ada, begitu menyenangkan melihat Paris di jaman 40an, atau New York jaman millennium yang keretanya masih kaya Jakarta-Depok.

Kemudian, para aktrisnya terutama Meryl Streep. Sukses menjadi perempuan bongsor di Paris menjadi idola dan terlihat berbeda yang begitu mencintai suaminya . Begitu juga Julie, yang dengan segala kesederhanaannya hidup di atas toko pizza, dan begitu sempurna hidupnya karena suaminya. Dan kedua perempuan itu begitu handal membuat seekor bebek yang menyeramkan jadi begitu terlihat lezaaaat! I sweaaaaar, they reallllllllllly inspired me.

Julie Powell, penulis yang hebat. Karena hal-hal yang ia tulis sama kaya Trinity yang mengetahuinya, merasakannya sebelumnya. Traveler dan good chef. Mereka masak dan jalan-jalan dulu baru nulis.. kerasa ya strength nya. Haha
Suatu hari saya juga mau kaya Julie Powell, karena gak mungkin juga kaya Julia Childnya kan. Yah punya suami yang baik hati, dan jago masak.. huahahahhah
ini link tentang Julie and Julia :)


Sabtu, 06 Februari 2010

Vespa


"Aku kan nggak bisa naik vespa.. duduknya gimana? Bisa nggak!?

"Bisa.. " ia senyum

Sepenggal kisahku merajut kota bersama vespa.. Berkeliling kota naik vespa, ditiup angin nan meronta.. dan dunia tertawa lalu menjadi begitu klasik. Dengan seragam, aku tertawa menatap bapak tua yang di seberang jalan keheranan menatap kami. Dan suara-suara d’cinnamon galih dan ratna menggema di telinga. Bervespa sama vespa.. haha si Ochan.

Dan dering vespa merajuk, minta dipeluk. Aku teriak minta mati dan berhenti tertawa, sang vespa lagi berhasil merayu tubuhku, bergoyang, bersalsa, menari, dan tidak berhenti. Aku senang melihat sang awan riang, dan ranting pohon berkembang…

Syalala..

Lain kali kita naik vespa lagi ya hahahaahha




Kamis, 04 Februari 2010

Malu, Bisu, Untukmu.. puas?

"There, nggak ada yang salah, ataupun disalahkan. Aku kian merasa ini semua hanya mengenai sebuah komplikasi yang tidak berujung maknanya.

Bukankah kita semua anak-anak. Bukankah nantinya aku juga mati menyusul kau. atau, bukankah juga, aku akan tetap sama.
Jangan mengemis maaf, seperti daun yang memohon kembali pada rantingnya. Semua aku lakukan, dan sia-sia tampaknya. Dia tetap sok kuat di hadapanku, nan merenyuh. Berkeluh, peluh.

Dan, melihat tangisannya. Aku diam, dan berkaca. Jika saja aku memaafkan, nanti apa kata Tuhan. Aku enggan. Jadi, biarkan aku bergelut dalam egoku, menunggu waktu agar kita bertemu.. dan melepas rindu. Sekalipun, tiada lagi pelukan rembulan yang kita nanti malam itu, atau cumbuan di hari ulang tahunmu. Tidak sepert dulu, aku tetap akan selalu ada padamu, di sampingmu. menunggu.

Pada hari itu, dan sampai kapanpun itu.
Jadi, biarkan aku. masih biarkan aku. aku dan kemenanganmu.
Aku yang melayu, dan mendayu..
Untukmu. Puas?"

Tentang Meminta

Seperti ada hal yang memelukku, namun enggan ia sampaikan bagaimana seharsnya ia memelukku. Dari samping, atau depan, atau bahkan ia merangkul pinggangku dari belakang.

Layaknya, angin yang selalu meniupku. Di senja ataupun saat dini hari. Ia selal ada, menghelaku, dan menjagaku, sekaligus menghidupiku.
Namun, adalah hidup. Namanya hidup. Dan aku termenung meratapinya. Aku ber Tuhan. Dan aku masih mengimaniNYA.

Aku berkaca, dan menatapi pantulan tubuhku di atasnya. Aku merenung, mencinta di galaunya hati.

..Aku tahu siapa aku sebenarnya, aku hanya seorang manusia belaka..


Aku tau bagaimana kam membunuhku, dan aku terkapar menyela.. dan darahku kau langkahi. Pergi, mengambilnya. Dan meninggalkan mayatku.
Di selubung biru, yang enggan diaku. Aku tau bagaimana dibaliknya, warna merahnya. Dan membeku, aku masih tau. Dan harus kau tau, aku usai menyerahkannya kepadamu, dibalik mayatku yang masih membeku.

Aku mencari celah, merasuki hatiku perlahan, dan mengerti segala maumu. Iya, tapi aku pinta bunuh aku perlahan saja. Aku enggan menangisinya.
Dan kesalahanku, tak aka nada di semua. Hanya bagaimana bercinta pada masa-masa akhir kita. Dan yang harus teringat sepanjang masa, harusnya kau hargai sedikit saja rasa bisu ini. Yang merajuk ke kalian. Sore itu.

Selasa, 02 Februari 2010

Doa dari babang :)

Pil
Sori td.eror.bgt.internet.gw
mkny.gw.off.aj
ksel.bisnya

gw.tw
emg.dy.1st.love.lo
tp
jgn.smp.hal.ini.ngalangin.lo.bwt.ngraih.cita2.lo.y
bwt.ngjr.mimpi2.lo

buka.hati.lo
maka.lo.bkl.nemuin.ghst.rider.lain.yg.bkn.g.mgkin.bsa.jd.jodoh.lo :-)

gw.yakin.lo.bsa



(an sms frm 1of my brothers in the world. Pepi