Tampilkan postingan dengan label Bestfriends-Things. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bestfriends-Things. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 September 2010

Best fuckin Pals :*

“Aku ingat, Bu. Dina ingat pesan Ibu. Tidak peduli dibilang manja dan pengaduan, aku ingat waktu bercerita di hadapan Ibu.. aku ingat bagaimana sangaunya tangisku.”

Saya jadi ingat bagaimana rupa sahabat-sahabat saya. Di Jakarta. Saya pikir saya sudah menemukan pengganti mereka di sini. Saling ngejagain, di unexpected city ini. Saya pikir, dan saya terus berpikir..

Saya nggak niat ngomongin dari belakang atau apa. Saya sudah pernah ditunjuk sebagai orang munafik, karena dianggap ngomong belakang. Padahal semua tahu ini namanya diarytronic, you called as Blog. Anggap saja saya masih curhat. Dan, dulu rasanya kecewa banget, karena dulu saya selalu menganggap saya sayang banget sama dia. Tapi, sahabatnya ternyata sama kaya yg sekarang. Saya ternyata lebih cenderung menjaga perasaannya, ketimbang peran sebagai sesama teman yg harusnya saling menjaga perasaannya. Saya ini gampang sayang sama orang. Kalau saya peduli, selamanya saya peduli. Nggak bisa bohong kalau saya bilang, saya sudah melupakannya. Buat saya, sedikit yg kamu tunjukkan ke pada saya, selamanya saya mau tunjukkan semuanya untuk kamu.

Tapi saya sudah dewasa. Datangnya masalah seperti ini saya mulai nanggepinnya lazim dan umum terjadi. Saya mau berhati-hati. Toh, tidak semuanya harus menjadi sahabat. Saya selalu percaya sama feeling saya, saya mencoba percaya sama diri saya. Kata Mbak Kos kesayangan saya; “Temen itu kalo diajakin seneng mah,buanyak dek.. tapi coba kalo kita susah.. ada yg peduli?”. Well, nggak semuanya baik untuk saya.

Kalo sudah datang masalah, itu adalah tanda kalo apa yg kita jalani ini akan lebih spesifik. Entah menjadi semakin sayang, atau emang kita ditakdirin pisah. Kaya orang pacaran aja. Nyatanya kedewasaan itu timbulnya susah sekali saat dalam perkara. Jadi, mari kita serahkan sekarang semuanya, pada nurani. Saya percaya, suatu hari nanti kedewasaan yg terlambat itu akan membawa penyesalan mengenai yg kejadian akhir-akhir ini. Jadi, jangan ditunggu

Saya nggak ikut-ikutan kok. Rasanya, saya memang mulai sayang sama kamu, kalian, kalian berdua, kalian semua, kita semua. Tapi, saya janji nggak akan ngerepotin. Mau dianggap apa sama kalianpun, saya tetap berusaha abnormal, di hadapan kalian. Seperti hidup kita sebelumnya.

Saya bilang sama diri saya, saya mau jagain kalian sampai nanti 3 setengah tahun ke depan. Kalian bisa andalkan saya sebagai teman, sekalipun saya nggak akan pernah bisa. Saya sangat bersyukur, memiliki teman-teman yg mengagumkan pertama saya menginjak kampus, tenar barengan sebagai kelompok terheboh, jalan-jalan ke manapun dan saling ngejaga. Tau nggak, itu hal yg terindah di Solo.

Tapi setelah itu, nyatanya saya nggak bisa berharap lebih. Emang kalo seneng-seneng itu nggak cepet habisnya. Tapi masalah yang cuma seujung jari itu nggak akan pernah habis. Saya nggak akan tergantung, saya akan menggantung diri saya sendiri. Di pohon lain misalnya. Saya mau mencari pohon, yg benar-benar peduli sama gulma di kakinya, pohon yg benar-benar melindungi saya. Toh, mumpung kalian belum memberikan ilmu yg lebih, perasaan, atau rumah atau apapun yg jauh lebih berharga. You all my bestfriends, ever.

Rabu, 04 Agustus 2010

Ultah Sinta

Hai, ulang tahun simet tahun ini nggak berkesan buat saya. Bukan mengenai pestanya yang begitu meriah dan banyak surprisenya. Buat saya, ultahnya simet adalah ajang reunion dari persahabatan yg sok suci nih. Biasanya curhatan saya poll sama abang kalo ada reunion begini. Atau ngerasanya bestfriend-an banget karena pulangnya jalan kaki sama mereka. Tahun ini nggak ada, tahun ini semuanya berubah.

Saya tau ada yg ngambek, saya tahu banyak yang menganggap saya berbeda juga.

Ya, pada akhirnya saya menganggap ini adalah perjalanan mengenai kedewaaan. Pada akhirnya kita memang tidak selamanya mampu menjadi anak-anak. Kita ingin dianggap lebih dewasa duluan, dan prosesnya terjadi bersamaan dan kemudian tidak ada yg rela bilang ; iya, saya duluan yang akan merajukmu.

Rasanya ada yang aneh, karena kita tak biasa bicara langsung. Ketika kita ingin saling member tahu, tidak ada yang sangup memulainya. Gender kali ya yang misahin kita sekarang.

Bahkan cita-cita mengulang kebahagiaan di Puncak sampe gagal terlaksana.

“maafin gue ya brothers-land, karena kita begitu canggung, sekaligus sudah malas membahas hal-hal sepele marlele, nggak kaya dulu lagi. terus, gue juga nggak tau gimana memulainya, gue juga nggak tau bagaimana menunjukkan rasa kecewa gue sama lu lagi, karena gue juga nggak tau bagaimana memulai membahas rahasia yg ada. Karena kita terlalu dekat, sampai gender bukan lagi jadi batas. Karena kalian sahabat pertama saya. Maafin gue. Gue juga nggak akan merajuk kalian duluan, saat ini. Karena gue begitu tau, kita sama-sama tau”


Harmoni- Padi -> slideshow Puncak’s folder

Senin, 19 Juli 2010

bff :D



Jadi, waktu SMP selain saya langganan juara umum, juara pembaca terbanyak, dan atlit basket abal-abal. Saya memiliki hal-hal luar biasa pada saat itu. Quality times that so much made my memory was full of happiness and laugh, love til’ now.

I love them so much, Retno Eka Maulidina and Shella Desita~

Saya tuh ya bener-bener bertiga-bertia aja hidupnya sama mereka waktu SMP, meskipun kadang dulu seiring waktu kita sempet pisah. Tapi tetep mainnya juga bertiga, meskipun jambronk udah di 9-3 saya 9-1 sama Lonce, tetep madol PM dan try outnya bareng-bareng, nonton bokep pertama juga bareng-bareng, mandi juga bareng-bareng, naksir pelatih bareng-bareng, dan lain lain lain lain.

Sampai sekarang saya kadang juga nggak percaya sih bisa ngerasain keabadian kaya b.egini. Rasanya kadang nggak percaya masih bisa sedeket ini, meskipun kadang tuh suka ada yg bilang “lo berubah banget deh” but see.. we still together

Kadang suka terharu biru biru, kalo mau solat liat di lemarinya lonce ada tulisan

“J4mBronKSS, Pentolzz (ini nama aneh banget sumpah), LOunChee tOgetHer For3ver”

Karena rumah saya paling jauh dan kendaraannya nyolotin, jadi rumah saya sendiri yang jarang disinggahi. Akhirnya rumah mereka berdua tuh sering dijadikan korban kebrutalan masa-masa childhood kita. Rumah saya yg kesekian kali ya, soalnya mama-mamanya buaiknya minta ampun sama saya. Maaasya Alloh.

Di balik cobaan yang sedang menimpa saya akhir-akhir ini saya masih nemuin sodari-sodari saya yg the best banget kaya mereka. Alhamdulillah 

Jumat, 07 Mei 2010

Buronan Tersayang

Terlalu indah ketika kita dihadapkan sama masa lalu. Karena sebenar-benarnya masa lalu adalah lebih banyak hal-hal yang terlalu sangat mudah untuk dirindukan kembali, meskipun tidak sedikit juga hal-hal konyol bin nyolotin yang males banget untuk sekedar diingatkan.

Buronan Detik adalah awal kehidupan, awal kefanatikan. Awal dari cinta tingkat tinggi, sama hal yang juga absurd, dan betah nggak betah udah tetap harus dijalani. Begitu banyak utang yang bercecer, waktu kesita, suara sana sini, tangis sana sini, dan semuanya bertahun-tahun sudah saya lewati. Kita lewati. Para buronan.

Oh ya. Ingat seperti kata Vincent; Satu-satunya yang mampu menjadikan saya orgasme, cuma panggung. Cuma di panggung saya begitu mungkin memenuhi hasrat yang ada di setiap tetes darah saya, mungkin. Saya begitu bersyukur telah melaluinya, tapi bukankah lebih baik untuk segera membenahinya, segera mnegubur sisa-sisa buruknya? Bukankah lebih baik untuk melanjutkannya, lanjutkan mimpinya? Bukankah semua berawal darinya? Bukankah kita saling cinta dan akan selalu saling menjaga? Sekalipun tatapan matapun dapat membunuh hati masing-masing dari kita, segala curiga bisa dijadikan pedang penghantar panas bara emosi diri masing-masing, kemudian saling membunuh dengan tangis akhirnya. Dan selanjutnya, seperti yang selalu saya harapkan. Kita bersama, bukan lagi saya bersama kalian.

Terima kasih telah membangun rentangan garis dari Tuhanku, kalian begitu menghidupiku. Dengan kesederhanaan, dengan tawa, atau sekedar puisi. Terima kasih atas cintanya, terima kasih telah mengenalkanku pada panggung, dan lampunya. Terima kasih, Teater 35 tersayang, terima kasih Pience- yang paling saya kasihi.

Saya berdo’a semoga kita dapat memperbaikinya. Semoga kita dapatkan kemenangannya. Kemenangan untuk menguasai hati kita yang mudah diburon. Semoga kita dapat mendedikasikannya dengan baik, seperti alumni-alumni yang mendidik kita.. seperti bulan malam itu yang begitu terang dan jadi saksinya, seperti butiran pasir di kasur yang menyelimuti kita, seperti tangisku yang memecah dialog kita. Oh itu bagian yang menyakitkan! Jadi, karna sudah banyak saksinya. Saya sayang kalian :3 cheeew

Rabu, 28 April 2010

Termewek-mewek crew!

Sebenarnya ini karena si subjeknya’ minta diceritain sih.. haha

Jadi karena cinta, karena cinta yang menaikkan derajat mimpi seseorang. Dan nggak lebih baik kalau misalnya hanya menjadi sang pemimpi saja, hanya menanti keajaiban? Apiknya seorang manusia, adalah menjadi sang pemimpi yang mendapatkan mimpinya, ya.. paling tidak melihat bagaimana mimpinya tersebut datang, sekalipun datangnya ke tetangga sebelah.

Zaman sekolah udah berakhir, sekalipun MCR terus bernyanyi I don’t love you’, kita semua berusaha menghadirkan mimpinya si keriting jumpa dengan si jangkung. Heleeeeeuh.. menciptakan nama yang tidak baik (gimana nasib anak saya yah aha).

Jadi, hari itu karena hari Jum’at dan menurut kepercayaan sangat baik untuk berbuat sesuatu, jadi kita memilih untuk menzolimi gadis arab si boneka fulla, Wafa di hari ulang tahunnya, lalu berbekal Mr. Jeruk Nipis dan kendaraannya mami Hikmah, kita nembus Karet, dan ngiket embah Nuni Imania di tiang ruumah tetangganya, dan sukses mandiin pake blau. Sukses kita didamprat ibu-ibu bawel. Zz

Next.. niatnya pulang, tapi ada yg ngambek. Gak enak juga sama gadis-gadis lainnya di mobil menantiku (HAHAHAH), finally saya ngikut kut kut.. biasa jadi evil’ yang paling kejam.. ngeracunin si keriting :p. weeeeeeeeeent to Pakubuwono, setelah sampai disambut oleh si oom, yang udah feeling nggak enak kita dateng.

“si jangkungnya ada di rumah lama.. di alfa.. telfon aja…” oom teriak dari balik pagar

“apa om.. belanja di alfa? Sama mamanya?.. lama gak?”, banyak yang nyaut..

“maksudnya ada di perumahan alfa”, Pak Imron nyaut dengan cool.

Dengan bikin malesnya, kadonya udah dikasih ke oom duluan, makanya kita omelin si keriting. Apa boleh buat kita harus masuk ke rumahnya, nunggu di dalem bukan karena dipaksa oomnya tapi kita yang memaksa oom. Bzz. Ngatur formasi, ngerepotin si

oom, bisik-bisik, berencana godain adeknya si jangkung lagi. super girls!Jangkung pulang, dan semua bubar. Eh keriting gak ngomong, udah keluar, nangis, dan ragu-ragu lagi, yaudah sukses kita pakssa, dan saya sukses mendorongnya sampai depan pager. And they finally talked about what they want to talked.. we went home after it.. even in the car we really like one of drama-show termewek-mewek.. huhu check it guys.. it’ll be on ur tvtrans at 7pm.. it must be there!

Lega. Kita semua lega. Intinya adalah, tanpa pedulikan setan di luar sana yg akan lebih bicara najis-najisan’ mengenai ini, perasaan kita yang sesungguhnya adalah sudah benar-benar bicara, dan nggak lagi hampa,men.. toh setan-setan di luar ngggak pernah peduli sama perasaan kita kan, kalo jeleknya aja.. rame! Lagian, ini mengenai waktu yang sangat panjang. Waktu itu saya bilang, kalau si tuan jangkung tidak lagi merespon, jangan berharap lagi nyun, masih banyak amri-amri lain yang shaleh, dan mencintai sampeyan apa adanya.. tapi coba deh buka lembar baru kalau misalnya dia merespon, jadi temen dulu.. karena saya yakin nanti lama-lama dia juga bener-bener jatuh cinta sama sampeyan..

Yah namanya SMA ya.. setiap orang punya cinta, saya rasa si keriting Yuni Rachmawati Puteri cantik lebih beruntung bisa bicara sama Amri Shadiqin yang papanya baik ngasih kita es syrup paling seger sedunia (waktu itu lagi kehausan). Ketimbang, yang gak bilang, malu bilang, dan males bilang. Kalau mereka jodoh, saya bener-bener harus ingat tulisan ini. Kalau mereka nggak jodoh, yah inget aja.. mau saya tunjukkin ke anak saya, dan anaknya Yuni, serta anak-anak Termewek-mewek crew! HAHAHHAHA

Oh good!

Baru pulang dari Kebun Raya Bogor, I got many things from it.. hehe

Apa ya, mungkin ini bukan yang pertama kalinya, saya beriringan sama abang-abang yang super kaya mereka, atau sama Avola, dan Dian.. tapi sekian lama masa yang memisahkan kita, berjam-jam itu kembali saya rasakan penuh menutupi apa yang saya telah lewatkan. Mungkin bagi orang awam yang tidak mengerti kita (baca:orang normal yang cukup tidak mengetahui gendengnya kita, hehe) hal-hal yang kita lewati adalah hal-hal nggak beres, dan nggak patut disimak..

Tapi tahukah anda, banyak yang saya dapatkan ketika saya di samping mereka. Banyak rasa yang mengelilingi saya, dan dalam hubungan ini semestinya saya duluan sadar kalo mereka akan tetap menjadi mereka, I mean they always be them selves only, as my brothers, being here with me, with us.. but I also just realized at this time.. at our last trip. Begitu juga yang terjadi sama saya, nggak ada alasan untuk takut menjadi muka minyak, atau sekedar lepek-lepekan rambut di sekitar mereka, atau ketika saya ciumin ketiak mereka satu-satu yang ternyata sama asemnya kaya saya.. haha..bagusnya mereka selalu menerima saya. Alhamdulillah lagi. makanya kalo sama mereka saya dipaksa jadi laki-laki sementara. -.-

Mengenai ketika kita berjalan beriringan, berkorban atau saling pangku-pangkuan, nasihat sok tua gak penting yang padahal penting banget dan selalu disadari di belakangan, atau semboyan satu makan semua makan, atau humor gak penting yang selalu bikin ngakak. Dan yang terpenting mereka selalu ada, bener-sebener-benernya omongan Pebrio Kalianda,mereka selalu ada, demi Tuhan mereka selalu ada..

Mereka orang yang konsisiten, baik sebagai laki-laki, saudara, sahabat, soulmate, otak, hati,pembaca blog, tempat curhat, bahkan nafsu makan, mereka yang nggak pernah orang-orang duga. Mereka orang yang selalu baik. Atau mungkin ini hanya terjadi sama saya? Karena itulah saya bersyukur lebih banyak, orang-orang yang selalu saya fikirin kalo mereka berubah, atau bukan mereka sebenernya selama ini. Tapi anehnya, mereka dari awal sampai menuju akhir tetep begini nggak berubah, tetep menyenangkan, dan disayangkan..

Pernah karena saya single pada saat itu, saya ngucap nggak sengaja..dan langsung diceletukin..

“lo bilang lo single pil.. lo butuh satu orang laki-laki di SMA yang bisa sayang dan ada di samping lo? tapi lo liat dong di sekitar lo, ada berapa laki-laki yang ada buat lo, siap untuk dipanggil kapanpun, siap ada di saat suka dan duka..”

Ngeeeeeeeeek. Sekut! Diancuk, kemana aja saya yah.. masih ada mereka ya.. pentesan saya selalu kangen sama mereka, pantesan dunia mimpi saya di masa terakhir menjadi anak-anak selalu tentang mereka..

“bener ya, gimanapun kalian jauh lebih berharga dibandingin laki-laki manapun..”


Waktu awal saya di 17 tahun dengan duren dan paksaan untuk percaya, ada mereka. Saat saya butuh informasi dan haus di jalan ada mereka. Saat saya ingin berpuisi di sms ada mereka. Saat saya mau naik kereta ada mereka, saat kere ‘ada mereka, saat sugih’ ada mereka, saat takut hantu dinoland ada mereka, saat saya butuh bayangan ada mereka, saat bernyanyi ada mereka, saat laper ada mereka, saat saya mau foto ada mereka, saat saya pingsan ada mereka, saat saya tertawa ada mereka, saat saya makan pasti ada mereka. Semuanya ada mereka

Anehnya kebanyakan mereka adalah laki-laki, saudara-saudara yang sejak awal saya kenal dari salah satu kelas kesayangan asuhan mak atik; X-2 atau sekarang saudara-saudara di LVT, Trima kasih juga Dian, Avola, dan Uti, yang membuat perempuan tiada kalah hari Bogor.

Forever brothers and Guardian Angels,
Ahmad Abank Sandi, Pebrio Pepi Kalianda, Haposan Masteng Sidabutar, Arza Dewo Radiansyah, Rio Paidjo Cahyo, Sabriyan Babihe Agung WT, Fahrizal Femau Alifioni, Sonny Sonce Setiawan, Meigara Ega Juma (curang ga punya nama cengan), Bani Dedek Dasanovendra, Kharisma Pundel Panji, Pandu Cunge Mahasyah, Rahmat Jciva Rajiv, Nur Kiki Rizki, Rio Badung Wahyudi, bahkan alm. Irawan.. Mr. Guardian Angel Rahmatullah, Uda Febrinaldi begeeeeng..

Gonna miss you all, promise to you... In this case, I swear dedicate all my hi-school life just for you all, for X2, for LVT..
Call my name 3 times, your guardian angel, Fentianasari 

Rabu, 07 April 2010

Gadis Pantai




Kali ini saya mau bercerita mengenai buku yang say abaca. Dari SD sampe SMP saya nggak pernah yang namanya nggak dapet gelar ‘yang terbanyak membaca buku’. Dulu waktu SD saya dapetnya buku-buku, terus pas SMP saya sempet dapet tas sama jam tangan lah apa lah.(bangga hahah) yang lebih menyenangkan kalo dapet gelar gituan saya dipanggil pas upacara, apalagi pas SMP. Kalo saya dipanggil, Ali pasti ngeliat saya, haha.

Waktu SMA saya jarang baca, satu tahun cuma paling 40 buku kali ya, udah termasuk buku pelajaran, atau sekedar artikel- artikel internet. Majalah sama Koran aja saya jarang baca, akhir-akhhir ini. Kalo dulu 1 semester saya tercatat minjem buku 99 buku kalo nggak salah. Ckck zaman memang mudah merubah seseorang. Di SMA saya begitu banyak menemukan hal-hal yang sebelumnya nggak pernah saya temuin, jadi saya keasyikan. Tapi, ternyata saya emang cinta sama buku, sama kalimat, paragraf, dan sejenisnya. Dan ceritanya kali ini saya menemukan jalan pulang.

Buku itu kunci dari sebuah mimpi, bekal saat bergosip sama orang-orang, atau pamer ilmu pengetahuan yang sederhana. Buku bisa merubah cara kita sendiri dalam menghadapi sesuatu, buku dapat mengaliri tiap hitungan langkah kita kemanapun, buku dapat menguatkan iman, menemani di jamban atau di pasar.

Saya dipinjemin sama Aisya sebuah buku Bapaknya. Dari dulu sih saya suka tulisannya Pak Pram ini, tapi saya cuma baca di internet atau nggak ngerobek sikit di Gramed dan baca depannya aja. Oh ya, dulu say amah kalo punya duit buat beli buku, sekarang saya makin pelit buat beli buku doang. :8

Kali ini saya membaca untuk menguatkan saya tentang Lemma, sampulnya yang khas dan warna cover bukunya yang menyejukkan hati menjadi bagian dari alasan untuk terus menyelesaikannya.

Buku ini mengenai feodalisme Jawa, yang sangat miris. Diiringi periodeisasi sejarah yang begitu melengkapi ceritanya menjadi amat klasik dan nyata. Buku ini member cerminan masa lalu yang begitu nyata perbedaannya dari yang priyayi dengan orang-orang kampong nelayan. Ari sebuah prestise yag nantinya jadi sebuah penghinaan dan masih menjadi kepedihan yang berlanjut. Judulnya Gadis Pantai, oleh Pramoedya Ananta Toer.

Sekarang saya sudah mengerti benar mengapa neng Aisya begitu mencintainya. Saat ini saya akan lebih mencintai karyanya Mister Pram.

Buku ini menjadi jalan pulang untuk saya kembali menciintai karya sastra yang murni yang tercetak dalam sebuah buku. Sekalipun hanya fiksi, buku ini dengan kalimat-kalimatnya mampu menggambarkan dengan sempurna mengenai gadis pantai dan nasibnya, juga kehidupan pada zaman itu.

Bravo, lah!

Ike

“Nggak akan ada yang lebih membahagiakan, selain melihat you kembali, ke! Terimakasih Oren Peli…”

Maret 2010

Kamis, 01 April 2010

Waktu Posting Diliatin genk senam :8

Kelar - ipikasi
Handphone saya kadang-kadang beneran kaya yang di iklan. Terlalu smart bahkan terlalu idiot. Miris memang, sampai-sampai kayak yang punya.

Tapi saya memang miris, dan tidak sedikitpun menjadi bisu dan ingin bisu. Nggak akan ada yang bisa memberhentikan saya, sekalipun wadam ngamuk.

Rasanya butuh ke Komnas HAM, ke kantor pajak (biar sekalian ngikut trending topic), atau sekaligus ke Blogger buat minta kemutlakan tempat ini untuk saya. Males banget buat pementasan tiba-tiba dan ngeliat orang-orang dipermalukan, gara-gara www.funtisme.blogspot.com. Bijak banget, saya.

Yah, nggak papa. Yang diharapkan kan, biar saya malu dan nggak punya temen. Ya udah lah. Mengenai apa-apa yang ada di diri saya, nggak ada sedekatpun orang sama saya yang bisa menebak mengenai bentuk saya yang sebenarnya. Bukannya saya pernah bilang, saya penuh kamuflase, munafik dan sangat takabur. Saya berusaha mengulur lagi urat malu saya, setelah sekian lama tegang, kaku sama yang namanya ketarik masa-masa ujian nasional. Ah, jadi kangen panggung, mang Jana udah sepi order orkes keliling sih.

Buat saya apa ya, ya yang penting sekarang saya benar-benar tau yang benar baik buat saya insya Allah yee haha. Nggak ada gunanya buat terus berteriak, setiap orang sekarang memperhatikan saya, terserah saya memang masih butuh orang-orang di sekolah yang membalas senyum saya saat saya menyapanya, nggak kayak ibu saya yang saya mesemin, malah ngejutekin dan nuduh narik ATM seboros-borosnya duit.

Ngapain juga ya minta maaf , kayak orang gila. Minta maaf sama Tuhan dan teman-teman yang sempet ngurusin saya waktu saya sekut. Terutama buat elvete’, dan Rahmatullah (gilak mat, masih berkesan gua bkakak). Setelah saya baca ternyata bahkan tulisan saya tidak sedikitpun menunjuk untuk seorang manusia, kok ya. Hm, mungkin lain kali saya harus menulis yg terlihat dan menunjuk manusianya langsung kali ya, yah semoga saja opung Sapardi Djoko Damono mantan calon dosen saya bisa bangga gitu ya, liat tulisan saya nggak kaya yang nulis, setan.

Saya bukan orang yang baik, bukan juga perempuan yang lebih sedikitpun dari orang yang meneriakkan saya munafik di hari Senin saat orang-orang berpuasa. Saya cuma kecewa, dan saya terlalu memiliki harga diri untuk menonjok orang yang menguak jalan saya, atau saya terlalu kere buat nuntut ke pengadilan saat saya tahu saya dibawa-bawa dalam hal karya, saya kan punya hak cipta. Bapak Ibu saya yang ngebuat saya. Atau saya terlalu menghargai sebuah paragraf. Makanya saya cuma menulis, biar keliatan keren, biar nggak bisa ketebak, eh sok ditebak-tebak. Ah goblok. Sekarang malu sendiri kan? Belom, kata Tuhan nggak secepat itu.

Alhamdulillah ya Allah, terima kasih saya masih punya nuni, endah, hikmah,hilma, tyas, wijda,vina, yuni, koos, cr, novia, nadya, wafa, dian, dhea, rika, Irma,endah as, sarah, setiyo, ricky, rhmt, pebri, pandu, sony, fajar, pakong, jozy, vebi, ike, dwi, rapid, keriting, sule, ina, rahmatismailrenur, may, richy, panji, sms, puput, vola, dean, dio, tio, Fahrizal, Tinandes, Hendriana, Intan, dan siapapun yang saya butuhkan satu angkatan, teman-teman saya. Lebih ngerasa bersalah, gara-gara bikin riweuh keadaan sekitar. Haha dasar tukang cari perhatian.

Rabu, 10 Maret 2010

Dear, Soul Sister

Kalau saya sayang sama seseorang, saya akan berusaha menyayangi selamanya seutuhnya jiwa yang ada, setingginya saya bicara. Sumpah. Saya akan selalu berusaha mempertahankan perasaan yang meng-elegi dan meraih saya untuk terus menghadirkannya.
Kehilangan seseorang itu bukan hal yang mudah bagi saya, saya bisa nangis darah. Apalagi, orang yang benar-benar saya sayang, dan telah memberikan bagian hidupnya buat saya. Ini ceritanya saya lagi cerita mengenai salah satu pria yang saya harapkan.

Coba deh anda bayangkan, apa yang akan ada di benak anda ketika pertama kali melihat ke-tidakwajaran dan anda telah menyadari ke-tidakwajaran tersebut adalah anti-conformitas yang segala masyarakat jelas menolaknya. Dan ketika anda ingin merasa yang sama, anda begitu terhalang karena segala perhatian dan sikap anggun nan memikat anda. Yap, ke-tidakwajaran telah menjadi bagian dari hidup, dia begitu ramah dan lembut bahkan mampu menyaingi anda.

Ke-tidakwajaran telah menjadi bagian dari tawa orang lain yang begitu dirindukan ketika ia menghilang. Ke-tidakwajaran adalah teman saya, adalah bagian dari saya. Sama kaya saya, saya tau Bapak-Ibunya, saya tau ke-tidakwajaran ada bakat untuk menjadi lebih wajar. Saya percaya.

Yang saya nggak percaya, ke-tidakwajaran sudah sampai di sini. Fase yang bikin rasa mual ada di ubun-ubun. Jijik. Termehek-mehek, memble, ke-puan-an sekali. Tapi ke-tidakwajaran merasa pantas, merasa seksi, merasa cantik, merasa sensitive.

Saya suka nyalahin orang, karena saya selalu percaya, yang biasanya orang normal lakukan adalah mayoritas sangat benar. Kalau di antara kita cukup mampu menjalankan segala norma dan nilai yang sudah sejak dulu nenek moyang dari negeri yang saya cintai ini dan telah dijalankan oleh berjuta-juta umat secara turun temurun, dipercaya, dan disetujui agama, kenapa harus cari jalan berbeda dan mendekatkan kiamat ke pada yang lain, hanya untuk sekedar puas mensugestikan diri sendiri dengan yang namanya hubungan sesama adalah lebih baik, atau bercinta dengan sesama jenis melalui kata-kata adalah romantis dan lebih nyaman karena merasa terlindungi. Tidak cukupkah kaum hawa nan mengelilingi? Bukankah kami cukup lembut dan cukup mengayomi? Bukankah setiap puan juga mampu melayani anda dengan segala cara? Bukankah memang sejak dulu Adam hanya terpuaskan dengan hawa?

Hey, kamu kan laki-laki.. (=_=)"

Soalnya ke-tidakwajaran adalah sahabat saya. Saya mau dia jadi biasa. Saya mau dia kembali normal, biar bikin bangga papanya yang setia. Jadi lebih gahar. Dia nggak pantas sedikitpun untuk merasa cantiik atau bersinar, nggak pantas untuk terlihat seksi, nggak pantas dengan suara sok merdu saat membaca nomer 26 soal ekonomi, nggak pantas membisikkan kalimat puitis ke laki-laki yang bergabung di forum homo itu. Ke-tidakwajaran sangat wajar untuk mencoba, dan saya berharap dia kembali.


saya nggak suka lihat seperti ini




Rabu, 17 Februari 2010

ti,

"aku rasa (sepertinya) kamu merasa kehilangan, hey tapi masih ada aku, lupa pada janji yg dulu? aku masih mampu menampung tangis mu, masih mampu membuat lelucon lucu yang membuat kau sedikit tersenyum. Masih mampu menemani mu makan bakso Pak Yudi atau mie yamin Pak Yanto. Meski aku tak bisa selalu bersama kalian. Tapi ya Allah, mengapa luka ku yang belum mengering ini harus ada sahabat ku yang terluka juga. Dan kamu berlebihan. Masih ada banyak yang harus diselesaikan. Kesakitan akan membuat kamu lebih kuat. Kamu harus kuat, mau tidak mau. Aku tau kamu amat mencintai, yang kemudian terpaksa jadi membenci. Aku juga pernah. Tapi aku tak pernah bisa berpihak ti, aku juga sayang mereka, seperti aku sayang kamu. Tapi bukan berarti aku akan diam saja melihat mu begini. Coba kau paksa itu hati mu untuk tidak peduli. Paksa, meski berat, perih dan tidak enak. Cintai semua orang, seakan kamu tidak pernah bisa membencinya. Jalani masa SMA mu, yang tinggal sedikit ini dengan tawa bukan duka. Ayo coba tunjukan bahwa KTP yang sebentar lagi akan jd milik mu itu, bukan hanya simbolisasi. Aku ada jika kau ingin menangis, atau ingin menangis bersama, atau kalau kau letih menangis mari kita tertawa sampai gila seperti dulu, jangan jadi begini ti, aku mau perempuan jalang ku yang dulu kembali tersenyum. Kau boleh tarik rambut ku, meski kadang aku kesal. Asal jangan jadi yang begini, nanti malah aku yang jadi benci. Wake up girl!"

then, ini surat dari salah satu perempuan kesayangan saya.. saya rasa dia yang mulai kehilangan arah. dan setelah saya teladani isinya, saya masih nggak bisa.. saya nggak bisa bermuka dua.. saya nggak bisa pura-pura terbiasa, dan nggak ada apa-apa. tapi saya juga gak punya nafsu buat si sahabat' itu nangis atau kecewa.

jadi saya maunya, biasa aja. kalau saya nggak suka saya akan menunjukkannya sekalipun nggak secara langsung. tapi saya akan bersikap kalo saya nggak suka. saya nggak sanggup jadi munafik lagi. tapi terima kasih banyak, atas perhatiannya.

dan, saya maunya pulang dianterin sampe depan gang sekolah, minimal :(

Sabtu, 13 Februari 2010

Selamat Senja Tuhan

Selamat senja Tuhan. Hari ini saya bicara sama sahabat saya. Dan kembali saya mendoktrinnya tentang dia. Tetap si dia, dua tahun yang lalu. Sahabat saya yang lain juga bilang, dia yang sudah mati. Menghilang.

Kadang saya terus memaksa diri saya menciptakan alasan, apapun itu tentang dia. Sekalipun cuma ilusi, imaji, bahkan mimpi. Atau sekedar apalah namanya… saya terus meyakinkan diri saya kalau dia tetap masih ada. Tapi semuanya seakan telah menjadi kesatuan yang sulit dipisahkan, dan sangat kompleks. Dan saya masih menerka dan selalu berusaha menciptakan alasan lainnya.

Saya jadi ingat yang selalu menjadi berani di antara kita. Yang menenangkan saya ketika harus remedial KWN lagi, kemudian menjadi sosok yang selalu mengajarkan saya selalu jujur sekalipun sama pahitnya ketika kita berbohong. Lalu, yang mengenalkan ada hal yang indah di dunia ini selain persahabatan; film dan The Sigit, sampai saya terjatuh mencintai salah satunya, sampai saat ini. Ada lagi, tentang semangat belajar karena laskar pelangi, tentang novel-novel keren independent, tentang ANTI-GLOBAL WARMING, tentang Beyonce, tentang mamanya yang kayak ibu peri yang sayang banget sama dia, tentang segala arah yang selalu ia ceritakan dan selalu ingin ia capai.

Tentang mimpi. Tentang bioskop dan studio band yang kita cita-citakan bersama. Tentang nafsu makan yang selalu menyatukan kita semua. Tentang tubuh idealnya. Tentang orang-orang yang sejak dulu juga merindukannya. Tentang puasa sunnah yang selalu ia tawarkan, atau paksaan shalat Zuhur bersama di Musholla. Tentang niat bolosnya yang tidak pernah sekalipun ia laksanakan dengan saya, tentang rokoknya yang terbatas.

Ya Tuhan. Dia menyadari bahwa dia begitu tidak sederhana. Dia perempuan, dan dia sakit. Dia sempat menunjukkan sama saya kalau dia cukup mampu menjadi manusia.
Dan saya tetap nggak mengerti kenapa semudah ini segalanya beralih, imannya, hatinya. Padahal dia hidup sama saya, dan ibu saya tau tentang dia.

Yang selalu saya sesali, kenapa saya nggak sempat bilang “Jangan baca buku dunia Sophie!’ atau sekedar mengingatkan betapa indahnya bersalaman setelah mengucap salam di akhir shalat Zuhur. Kenapa saya nggak sempat bilang jangan mainin Tuhan saya..
Kenapa harus perempuan yang itu. Kenapa harus dia, yang sempat mencerahkan hidup saya dan terjatuh dalam kubangan. Kenapa dia begitu jadi tolol. Dan kenapa harus ada pria yang selalu ia agungkan itu.

Dan, saat ini. Semua orang menganggapnya jauh berbeda dan lebih menyeramkan dari bentuk awalnya. Saya tau dia juga nggak akan peduli. Semua orang bilang dia sudah mati, dimakan tembakau. dan lagi, hanya saya.
Hanya saya yang masih repot menghitung berapa pahalanya yang tersisa. Cuma saya yang nggak bisa menahan rasa sayangnya ke dia seperti orang lain. Cuma saya yang bego dan brengsek yang mikirin dia masih ada.

Cuma gue ma, yang masih yakin lo bisa,dan masih ada ma, masuk UI, dan jadi traveler yang punya anak cantik. Yang nanti makin cantik pake jilbab kalau udah nikah kaya nyokap lo yang ndut’. Jadi sutradara, dan semuanya yang pernah ada di benak kita semua. Cuma gue ma, yang masih repot mikirin gimana ngurangin rokok lo, ngedoktrin orang-orang sekitar lo buat bujuk lo shalat, ngurangin rokok, atau sekedar bujukin pulang. Cuma gue ma, pake cara kotor gini. Gue percaya, sampai kapanpun lo bisa cari gue ma. Gue percaya semua yang akan elo ceritain ke gue.

RIP OUR IKE

Kamis, 24 Desember 2009

my soulmates, missing you

im gonna miss you all, baby


Sagni, Lemma, Anggin

Sabtu, 12 September 2009

Tormo Tormo

Aku suka naik motor sama abang, soalnya bisa ketawa sepuasnya ngatain abang ga bisa bawa motor, atau muterin motornya, atau juga motornya akan terlihat tersiksa karna motornya lebih terlihat kecil daripada abang. Selain itu bisa sekalian memacu adrenalin.

Aku suka naik motor sama 'mbah nuke, personel pince yg paling dewasa. Soalnya romantis kalo lg ngasih nasihat di motor, terus juga bisa aku katain(lagi) kaya abang. Hahahaha

i prefer abang en nuni to My ex-Gossy!

Minggu, 23 Agustus 2009

Missing thing

Its me missing you so, guys. I love you Pience darling

Minggu, 07 Desember 2008

My VIPience (wanita cacat eksklusip)

Karena saya rasa ini blog pribadi ,dan saya sedang belajar Peluang' di matematika. Jadi menurut saya ,kemungkinan untuk yg asli' ngeliat posting kali ini = 0% soalnya yg asli' itu gak mungkin liat liat profile fs saya untuk buka di link' ,atau susah susah ngetik nama blog saya di address bar.

Gini ya ,dulu di sekolah saya ada gerombolan cewe cantik. Perfect deh kalo kata orang orang ,dan paling dominan. Cantik ,pinter ,tajir ,langsing ,branded ,solehah lagi .. wiss pokoknya kalo di antara mereka lewat ,atau mereka bergerombol lewat ,kesannya eksklusip banget da ah ,belom para pengawalnya ,si cowok cowok kece dari gua hantu .. hrr..
Nah, skarang pas mereka udah lulus. Gue dan orang cacat lainnya yg ke mana mana barengan melulu ,sampe punya khayalan setinggi tiang listrik yg samaan ,tapi nyadar gak mungkin terwujud. Karna mimpi kita ,jadi kaya yg saya sebutin di atas tadi. Hahah ,yaiyalah mustahil !
Makanya,
kita mencoba mewujudkan dengan membuat yg palsu, yg penting mimpi kita kewujud, men !
Kalo yang asli Para Neng Cantik ,kalo kita PIENCE (untuk nutupin kita PNC juga), alias Para Neng Cacat.
Dan ,mungkin elo tau nama nama ini ,
-Indy : cantik langsing putih pintar tajir make up : Setiyo Prutanto
-Dina : kecil imut cantik pintar lucu ramah : Endah lestari
-Tasya : bongsor tinggi putih cantik mading : Intan Arianti Oktavia
-Meisty : kunciraan tajir cantik pintar osis : Dwi Ayu Lestari
-Vira : childist imut cantik anak teater : gue
Nah ,karena kita jauh banget dari itu semua ,makanya kita sebut versi cacatnya. Apalagi kebiasaan kita. Nih ya ,mereka malming ke PS kita di BR paling banter ke plangi yg deket rumah atau ga ke tebet ,mereka nyushi' kita ngewarteg atau baso BR ,paling banter nge delight doang (gimana gak gembrot, makannya pasta kental gitu) ,mereka ke embassy kita dugem bareng di inul vista paling banter vertigo, mereka ke ZARA kita ke poncol ..
Yoi ,jauh banget banget. Tapi kita juga samaan ngediet ,sahabatan ,dan eksis bareng di 1 ekskul :). Dan, kita bisa diandalkan kok ,we love each other ,dan sejujurnya kita gak maksud nyama nyamain gitu. Emang kitanya aja yang cacat. Jadi pada akhirnya ,saya minta maap kalo ada yg salah salahan, terutama sama kaka kaka cantik yg asli' kalo beneran ada yg liat .hehe

Kamis, 03 Juli 2008

farewell palsu :)

gua ga mengira sama sekali , tgl 1-2 Juni 2008 merupakan "best bad' lucky day"
we called it farewell ! tapi ga ada kesan sedikitpun yg terlihat di hari itu kalo kita lagi farewell farewell-an ! :)

bad lucky ?
menyatakan perasaan gue kususnya yang terpendam sama abangnye sonce , yang bisa dibilang super nyolotin di transport awal ! sampe akhirnya kita harus pergi ke sana dengan dua gelombang ,

Kita ke sana naik mobil bokapnya sonce ,sama nyewa 1 mobil ,yg ngaret 1000% dan ga konsisten banget !,yah tapi nyampe juga si akhirnya !
nah , berawal dari transpot ketiak' tersebut ,setelah beranjing anjing ria ,gua dan gelombang kedua menikmati angin perjalanan dengan muka ketiak juga,sambil gosipin abang sonce,dkk yg sukses hancurin rencana !

mana akhirnya 213 army ga jadi nginep di villa seperti awal tujuan ,akirnya kita nginep di presiden suite hotel sok bintang 4; citra cikopo hotel ,gara gara abangnya sonce juga ! arrgh ..

Nyampe sana jam 2 , dapur kosong ,kulkas uda penuh ikan doang ! baunya najis banget lagi ! anak anak gelombang 1 uda kelaperan ,apalagi gua ama gelombang dua!
anjrit ! tuh dapur bener bener cuma ada kompor gas ,coffee maker ,kulkas ,sama lemari kosong !

gara-gara uda pada kelaperan ,abangnya sonce (lagi) kaya biasanya selengean dan ngubah rencana besar ! gara-gara gak ada dandang apalagi magicjar ,gua dll,diajak muter puncak ,beli penggorengan buat masak mie ,stereofoam ! (gak ada piring ), sendok sendokan , panggangan ,sama jeruk nipis! ,dll
daa...n
semuaa abangnye sonce yang bayar ! :(

dari situ , gua ama temen temen langsung ngerti bin guondok bgt !eh ternyata, Biarpun abangnye sonce dkk merubah 1000% rencana sok heboh anak anak ,ternyata mereka tanggung jawab ,euy ! ,dari nombokin uang hotel yg jauh dari budget,sampe abis masak berantakan ,mereka yg beresin :D

akirnya ,makan ayam goreng buatan nyokap aikaii',pake nasi beli di warung ,dan ditambah malemnya sama ikan & tahu bakar GJ buatan gua dan azra cukup bikin perut orang orang tenang sedikit.


berenang tanpa henti :)









malemnya gua dan tim cewe nungguin anak cowo berenang nyiksa diri ,sambil buka forum gosip sederhana,trus pada niat jalan ke puncak pass ,tapi ga jadi. Akirnya ke attaawun ! model azan magrib tv ***,dan seperti biasoo, kita moto moto ,trus liat pemandangan malem puncak yg wow banget ! gyaa .. gua seneng baanget !

pulang dari attaawun ,pada masi niat ngurusin bakar ikan yg GJ bgt ! .dan gagal dari project bakar bakaran ,para orang orang jail haus hiburan yg ga bisa merem (trmsk gw),melaksanakan rencana busuk kita sleepaparazzi ! dan korbanya adalah : abang (lagi). Gyahahah !

ABANG :










SONCE :











AZRA :













eh,gua udah capcus deh mosting ,tapi gw pengen show off tentang semua yg gua lakuin bareng" sahabat gua di puncak nih ! :)

masi banyak bgt kegiatan engga terduga atas abangnya sonce (hahahah ,maf ce) ,pagi" kita ke argo wisata gunung mas ,liat sunrise ga kesampaian gara gara kesiangan ! :( ,tapi sumpah demi apa , dengan duit 2rb aja kito semua uda berasa jadi manusia tertinggi sedunia ,naik puncak bukit yg dikelilingi kebun teh yg bisa liat view puncak yg romantis + super duper perfectoo banget abis ! jhahahah ,dan di situlah kita kehilangan barbol ,dia ngilang gitu aja ke cibodas buat ketemu pacarnyaa ! hufth ,bikin panik !



SO SWEET !


meteor gardeen ! :D









dan besok ,sebelum pulangnya gua uda bikin rekomen sok seru untuk ke dyno land ,yg ada musium dinosaurusnya ! karena merasa ada sebagian orang yg dukung gua Asli gua makin ngebet banget ke sana,dan gara gara liat iklannya di tv *** juga ,beuih pas masuk ?... jhahai ,



KEBUN STLOBELI










Balikin cebaan gua ! sialan ,berasa masuk gudang doang ! aseeem ! , gua dan orang orang yang mao ngikut ke dyno land speak aja ama yg di mobil seneng + bahagia banget ,huakakak ! tau ga padahal pepi aja ketakutan masuk tuh gudang ! jiahahah ! ,gatau dah tu kuku tyrex beneran apa engga ! :( ,mana stlobelinya gak berbuah , huwwaa tapi seru jg sih !

abis itu kita balik ke jakarta ,dan mampir ke resto ayam *** di pinggir tol :)

hoaahm , yeah ! meski ga ada tangis tangisan farewell kali ini gua tetep bahagiaa banget !,dan gua tegasin lagi , acara PERPISAHAN GAGAL kali ini gua yakini sebagai pertanda kalo kita emang ga akan pisah !:)
gua sayang sama sligro 213 army ,mafin gua ya ,dan jangan lupa ama gua ! :

Jumat, 27 Juni 2008

JLP :) ,

Saya ini orang biasa,terutama tanpa mereka
Shella Desita & Retno Eka Maulidina
mereka kawan berteman ,sahabat , soulmate bahkan.

Ribuan hari bareng bareng saya lewati sama mereka. Saya bersedih menatap awan,menyambut bunga bunga layu dengan dan karena mereka ,dan begitu saat saya senang meriang hati ,berteriak ,mendayu dayu.

Mereka tidak layak disadur seperti sahabat sahabat baru saya ,yang senang mengejar mimpi bertualang,menilai dunia dengan fikir dan fakur.Mereka tempat saya mengadu kebohongan,tempat saya mendongeng tentang dunia kita ,tempat saya makan ,menangis.

Saya pernah punya lelaki impian sama dengan punya di antara mereka . Tapi setelah itu saya malah muak ,dan saya berpaling. Saya kesal,sirik,jenuh dengan mereka ,namun akhirnya pulang lagi.

Dia sering beramal mengerahkan seluruh rumahnya untuk kami,saat saya dan ia datang. Lalu,ia donatur paling besar semua aktivitas kami. Dan,saya ? Mereka mengandalkan saya jadi EO semua event ,dan dalam ulangan ,pada masa masa itu.

Kita ini pengejar mimpi,motivator,dan sahabat. Tapi bukan perkumpulan:)

waktu itu saya ,ia dan dia membuat nama untuk nama pentols,lonce ,jambrong.
(liat tampang dongo pentolan VIII-3 ,gyahahah)



kita mendusta ,merayap pergi di jam sekolah , main PS sampai bintang datang,nonton film orang dewasa untuk pertama kali,merantau ke bogor bertiga,memasak banyak banyak,menemani saya menyelipkan surat di sepatu lelaki pujaan sekaligus senior kami,saling memarahi,foto melulu ,jalan jalan lagi jalan jalan,bergaya,melunta,main basket,dll.

Saya senang ada mereka ,saya bahagia. Dan jarang bersua buat saya kangen. Saya juga jadi kangen sama temen temen SMP saya;
paskah,manda,mega,niar,esa,rio,burble",sampe alif,semua angkatan 07-08,ABskt,ALI KASIHA,pelatih basket saya ,sampe babe dabil.


Ya ampun sayang, saya kangen sama kalian semua.

Saya sayang sama sahabat saya,semoga saya,dia,dan ia selalu jadi sahabat,amin.

:D,saya tau ,saya ini berlebihan. Tapi saya engga tau lagi harus tunjukin bagaimana.tralalalalalili